Lahirnya SriKendes





SriKendes terinspirasi dari nama Srikandi, tokoh pewayangan yang menyimbolkan sosok gender yang cair (feminin ke maskulin dan sebaliknya ). Sehingga produk Srikendes menyimbolkan segala pakaian yang dapat dipakai oleh gender apapun, sesuai keinginan dan kenyaman.


Srikendes sendiri berdiri pada tanggal 30 November 2015, satu bulan sebelum hari AIDS international. Memang berdirinya Srikendes sebagai usaha komunitas didedikasikan khusus untuk membantu kawan-kawan komunitas yang terinfeksi HIV. Tetapi dalam perkembangannya, Srikendes sendiri berjaringan dan ikut terlibat mendukung kelompok perempuan korban KDRT, orang muda, dan kelompok marginal lainnya.


Srikendes didirikan oleh aktivis keberagaman gender dengan dukungan penuh organisasi Perkumpulan Suara Kita. Usaha ini dimaksud untuk menggalang dana publik melalui usaha fundraising penjualan baju traditional Indonesia. Sehingga diharapkan kedepannya kerja-kerja organisasi kemanusiaan mendapatkan sumber dana yang lebih mandiri dan berkelanjutan.


Selain penggalangan dana publik, melalui usaha ini dapat terbangun jaringan solidaritas antara produsen sampai konsumen. Bagaimana setiap orang yang terlibat, baik produsen maupun konsumen secara pelan-pelan dapat memahami nilai dan filosofis SriKendes dalam membangun kepedulian pada sesama manusia, tanpa terkecuali.


Maka, SriKendes memilki slogan "Membangun Bisnis Berbudaya".

ADA YANG BISA KAMI BANTU ?

TEMUKAN KAMI DI 

DAPATKAN INFO TERBARU SRIKENDES