Batik Mega Mendung, Batik Kesejukkan dan Kedamaian


Photo oleh www.murnis.com


Mega Mendung merupakan motif batik Cirebon, Jawa Barat yang populer. Motif batik dengan pola-pola awan ini menyimpan makna dan filosofi yang mendalam. Motif Mega Mendung dibuat oleh Pangeran Losari yang merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati. Saat itu, Pangeran Losari terinspirasi dari motif China.


Mega berarti awan dan Mendung berarti redup. Mega menggambarkan awan yang luas dan Mendung diartikan sebagai simbol Keraton Cirebon yang berkewajiban mengayomi, melindungi rakyatnya juga selalu membawa kesejukan dan kedamaian. Istilah mendung ini juga dapat diartikan sebagai sifat yang sabar dan tidak mudah marah.


Baca juga : Lima Kain Tradisional Indonesia yang mendunia


Gradasi pada motif Mega Mendung berjumlah tujuh warna mulai dari biru tua hingga biru muda. Gradasi yang ada di motif Mega Mendung tersebut melambangkan tujuh lapisan yang ada di langit.


Menariknya, batik ini dibuat oleh senimannya yang disyaratkan untuk bersabar, tak mudah emosi dan telaten. Begitu juga pengguna batik Mega Mendung. Pengguna batik bermotif Mega Mendung juga diharapkan untuk menjadi sosok yang sabar dan tidak mudah marah atau memperkeruh keadaan.


Motif awan-awan pada batik ini posisinya sendiri harus horisontal atau mendatar. Bukan vertikal atau berdiri. Karena posisi tersebut bermakna mendungnya awan harus mendinginkan suasana di bawahnya.


Oleh: Wisesa Wirayuda


Sumber

ADA YANG BISA KAMI BANTU ?

TEMUKAN KAMI DI 

DAPATKAN INFO TERBARU SRIKENDES